Aku kamu dan Dia
seperti tiga orang yang sedang di Gurun perasingan
Aku Kamu dan Dia
tak akan pernah sanggup saling tinggalkan satu dan yang lainnya
Aku Kamu dan Dia
suka atau tidak suka tak ada alasan untuk tidak berbagi keteduhan
Aku Kamu dan Dia
Hanya mampu pasrah pada takdir akan bagaimana nantinya
Aku dan Dia
hanya bisa menunggu kemana ahir muara cintamu
Aku dan Dia
berharap banyak menjadi pemenangnya
Aku
ingin menjadi pemenang hatimu dan hatinya
Dia
memandang tak ada aku di sampingmu
Kau dan Dia
memaknainya dengan komitmen dan serentetan pengertian cinta
Kau dan aku
membahas beningnya embun dengan satu kaca mata cinta
Aku Kamu dan Dia
entah bagaimana ahirnya.......
dan disini aku hanya mampu berdoa Aku Kau dan Dia dapatkan yang terbaik meski bukan yang kita Mau
Kamis
AKU KAMU DAN DIA
Diposting oleh rokka di 22.39 0 komentar
Senin
IBUKU

Ibu ku... mungkin dia tak sehangat ibu yang lainnya,yang bisa memelukku erat dan mnyediakan waktu untuk menenangkanku dikala aku galau.tapi aku yakin ada cinta di hatinya untukku.
Ibuku adalah manusia biasa,sama sepertiku. tak jarang kami berselisih paham akan beberapa hal,seperti masa depanku dan keputusan lain yang aku ambil.Dan tak jarang caranya mencintaiku tak sejalan dengan inginku.Tapi aku percaya ibuku adalah yang paling mencintaiku.
Masih teringat jelas senyum indahnya dulu yang tersaji dari paras ayu,yang mampu menenangkanku ketika ku sedih,sentuhan tangannya yang lembut menggandengku mengajariku berjalan dan membimbingku menyusuri setiap langkahku ketika masa kecil itu.serta pelukan hangat ketika aku menangis tersedu.
Ibu..... aku tahu keadaan telah berbeda,kau tak lagi sanggup memelukku,menyajikan senyum yang indah seperti dulu,dan tutur katamupun tak sebijak saat itu.Aku tak salahkan siapa2 atas semua itu,bahkan keadaan yang membuat jasad kita berjarak.Karena aku yakin satu hal, Cinta kau padaku kan senantiasa bercahaya... meski kau sempat ingkarinya.Aku yakin Cinta itu..... selalu ada untukku.
ibu... munkin aku telah banyak cacat di matamu,ibu munkin aku tak seperti yang kau impikan,tapi ibuku sayang aku adalah anakmu yang pernah kau beri cinta,sejak aku masih janin,yang akan selalu kau kenal bagaimanapun keadaanku.
Ibu.... maafkan aku....beri aku waktu dan ruang untuk membuatmu bangga padakudan membahagiakanmu, Percaya padaku Ibu.... seperti Aku percaya pada do'amu pada Alloh untuk selalu menjagaku....
Ibu... apapun keadaanmu aku akan selalu ada ......... dan akan selalu berusaha ada untukmu...
I love U mom....forever n for always
Diposting oleh rokka di 20.40 0 komentar
Sabtu
LONG VACATION
part II
Malam itu aku baru keluar kosku jam sembilan lebih seperempat.Terlalu dini sebenernya,tapi toh aku harus mengamati beberapa hal sebelum menentukan letak dan model barang yang aku letakkan.Meski aku telah membuat gambaran sketsaku.Tapi, kepuasan pelanggan adalah yang utama.
" and give me littla try..!!!!!!" teriakan handphoneku membuyarkan renunganku akan gambar yang aku buat.
" nih !! " ucap Sofi sambil menyodorkan handphoneku ke arahku," Pak Arifin" lanjutnya yang menjawab tanpa aku tanya.
" Ya Pak...?"
" Tifa jadi kesini jam berapa ?" tanya pak.Arifin dari seberang sana.
" Ini saya masih di jalan Pak!"
" O iya..saya takut Tifa lupa "
" oh tentu tidak kok Pak, saya kan da menyanggupi.."
" ok klo gitu saya tunggu ya ,Tifa "
Obrolan kamipun terputus,
" Kenapa Pak Arifin mbak?" tanya sofi tanpa melepas pandangannya dari jalanan
" gpp cm pastikan aku g lupa aja sama jadwal hari ini "
" o....... "
hujan nampak mulai menyapa bumi malam itu,tetesnya masih rintik-rintik.Aku dan Sofi masih tetap meluncur menyusuri aspal yang mulai basah oleh tetes2 air hujan.
" Sof! jangan lupa..besok kita da jadwal ke Puri Manyar...kamu ingetin anak2 jangan sampai ada yang terlambat?" ucapku setelah membuka pesan teks dari Mas Andra.
" Sip mbak..." jawab Sofi sambil nyengir
Sofi adalah temen laki2 aku mengenalnya empat bulan yang lalu, ketika aku mencari bassist untk band yang aku manajemenin.dan,lama kelamaan aku da menganggap dy seperti adikku sendiri dan begitu pula dengannya.
" ntar pulang jam berapa Mbak!!"
" kurang tahu,tapi ntar aku tlp kamu deh...gpp kan?"
" Siap Bos!! "
ahir- ahir ini sofi yang rajin mengantar jemput aku.biasanya galih dan tatak yang mengantar jemput aku.semua adalah temen-temen yang sayang sama aku.
" Depan belok kiri Sof..... kita lewat pintu belakang."
" ok.."
2 menit kemudian Sofi sudah memarkir swift biru metalicnya d area parkir.kami pun serempak keluar...dan segera menuju bagasi mobil untuk menurunkan beberapa peralatan dan pernak pernik yang akan di pasang di area display sebagai pendukung desainku.
" kamu nggak tertarik cari kerja yang lain ta Mbak...?" tanya Sofi sambil membantuku membawakan tasku hngga ke lokasi tempat kerjaku." jam kerjamu ini kan g normal...pasti banyak yang mengira macam-macam tentang kamu"
" Maunya sih gitu Sof..! tapi aku kan cm tamatan SMu..emang di percaya gitu..? di syukuri ajalah " jawabku sambil tersenyum menanggapinya." by the way... thaks ya Sof.!"
" Ok deh mb... ati-ati ya.... !"
" kamu juga sof.."
Sofi beranjak pergi meninggalkanku sendiri,tanpa membuang waktu akupun langsung beranjak memasuki ruangan area kerjaku, dan langsung memulai pekerjanku.menata ini dan itu,memasang walpaper,bebrapa hiasan dan lampu-lampu sebagai efek cahayanya.tapi ditengah-tengah aku sibuk menata lampion yang menggantung di atas tiba-tiba kursi tempatku berpijak bergoyang,dan otomatis membuatku kehilangan keseimbangan.
" ahhhhhhh...!!!" sebuah teriakan terkejut terdengar sayup2 dari arah luar kaca.secara refleks akupun segera melempar pandang asal suara itu berasal.sesosok pemuda berbadan tegap memandangku dengan matanya yang tajam.
" maaf...."ucapku spontan.
sebuah senyum merekah dari wajahnya.dari bibirnya aku menangkap kata "nggak apa-apa" yang berarti dia menerima permintaan maafku.aku segera membalas senyum itu dan kembali menyelesaikan memasang satu lampion.
" tok..tok..tok "suara kaca di ketuk,oh ternyata pemuda tadi belum juga beranjak dari tempatnya berdiri.
" Apa?" tanyaku padanya,pemuda itu memberikan isyarat " ke kiri..." begitu huruf2 yang aku tangkap dari bibirnya." yang mana?"
pemuda itu menunjuk k arah lampion kecil di sebelah kanan ruangan.
" bagaimana? " Tanyaku padanya...dan aku dapatin dy menganggukkan kepalanya ke arahku.yang berarti dy setuju. " tunggu..!!" pekikku.mencoba mencegahnya untuk beranjak pergi.Aku segera mengambil langkah keluar dari area etalase.
" Nih!!" aku sodorkan sebuah susu kotak padanya,ketika aku telah smpai tepat dihadapannya.
" apa ini?"tanyanya padaku
" sekedar ucapan terima kasih aja"
" aku memotong jam kerjamu?"tanyanya padaku.
" Tidak..!! aku hanya mengambil istirahat saja...kau sama sekali tidak mengganggu."
Pemuda itu tersenyum padaku " kalau begitu kapan - kapan aku boleh dong mengajakmu makan?"
" asal jelas saja makanannya... jangan menyan"
tawapun berderai di antara kami.entah mengapa keberadaannya terasa aman bagiku,meski tampangnya sedikit nampak seram,tapi sepertinya dia cukup humoris.
Diposting oleh rokka di 20.18 0 komentar
Selasa
GATOT KACA MENCARI JODOH
part II
" betapa malang nasib ku........" sebuah nyanyian bergaya sinden terdengar samar-samar begitu merdu dan damai.serta memilukan hati. membuat sang Anoman tertarik untuk mengetahui siapakah sang pelantunnya.Anomanpun tak ingin membuang waktu lama,dia segera bergerak mencari asal muasal suara tersebut.di telusurinya satu..satu gang2 semut gang kelinci hingga jalanan besar.ahirnya Anomanpun menemukannya,suara itu berasal dari seorang gadis manisyang sedang menangis sambil mengiris bawang putih...
"Ai...ai.. wahai gadis manis apakah gerangan yang membuatmu menangis dan meratap sedemikian rupa?"
"arrrrrrrrrrhhhhhhhhhhhhhhh ....."sang gadis pun menjerit sedemikian rupaketika mendapati sosok anoman berbicara bahasa manusia."maaf mbah... saya memang berniat minta nomor, tapi kok mbah sudah dateng duluan.padahal nomor togelnya lum saya beli?"
" waduh saya bukan peramal nomor togel cah ayu...saya anoman... Anoman? tau kan?"
" Anoman???? ...........o iya ya..Anoman aku inget......."jawab sang gadis itu
" baguslah klo ingat..! klo kamu namanya siapa cah ayu?"
" namaku bawang putih tuan anoman"
" o... Bawang putih..ya..ya..ya.."
Sejenak Anoman berpikir,sambil mengamati bawang putih dari ujung rambut hingga ujung jempol kakinya.
"Kayaknya ini aja cocok ni buat tuanku" batin anoman " Bawang putih....!!" sapa Anoman.."Bersediakah kamu untuk saya ajak ke negeri saya..?"
"mau jadi TKW ya....?" tanya bawang putih dengan polosnya "Anoman sekarang da buka usaha jadi calo TKW gitu?...aduh aku g mau ah...."
"yeeeeee..... ni bocah dari tadi cepat sekali kamu fonis orang....saya bukan agen TKW... tapi saya mau mengajak kamu ntuk mengikuti kontes untuk menjadi istri Tuanku Gatot Kaca
" Gatot kaca..??????????"
" Iya.. Gatot kaca....sang satria mandra guna itu...masa g tau?"
" lho... yang bener itu ..kontes jadi istri Gatot kaca apa Mandra sih...anoman ngomongnya ruwet..klo Gatot kaca aku mau... tp kalo Mandra ..aku ogah..cz da punya istri"
" Cantik - Cantik kok lontong...."gumam gatot kaca mendengar ucapan si Bawang puti
" Anoman belum makan ta? kok mw minta Lontong ?"
" Ah... sudah- sudah... " Anoman agak kesal mendapati si Bawang putih yang ga ngerti bahasa era millenium ini."intinya mau atw tidak jadi Istrinya Gatot Kaca?"
" ehm...... gmn ya...." sejenak Bawang putih nampak berfikir keras,matanya menerawang entah kemana " memang kalo saya jadi istrinya gatot kaca keuntungannya apa? klo sama sengsaranya ikut keluarga tiri saya....mending saya jadi TKW aja"
" E... banyak untungnya....gatot kaca itu kaya lo....asetnya banyak dan yang penting lagi dy punya asuransi lo.."
" saya itu ga kepengen macam - macam...mengingat saya yang hanya seperti ini saya cm amu yang Asal-asalan aja,Asal ganteng...asal kekayaannya banyak... asal saudaranya g banyak biar g rebutan...asal baik..asal cakep...asal bodynya ok...asal taat agama..dan yang terpenting asal dy bisa menyayangiku...hehehehhe"
" huh judulnya aja asal - asalan...tapi penjabarannya panjang lebar"gerutu Anoman sekali lagi akan ucapan bawang putih.."semua kriteria itu masuk semua kok...d jamin ga kekurangan...d jamin pke asuransi heheheheheh"
" asuransi... ?"
" iye misal gatot kaca sakit atw kecelakaan situ masih punya duit buat biaya hidup ya kan?" jelas Anoman dengan singkat
"o............... gitu ya... jadi kalo gatot kaca terkena musibah apa-apa saya dapat tambahan uang gitu?
" bener sekali ..pinter juga ahirnya ...heheheheh"Anoman tampak puas dengan tanggapan bawang putih.
" WAh... buagus itu...klo sampe KAkang GaTot Kaca kurang kasih uang belanja... tinggal di potong kelingkingnya aku kan dapat uang hehehehhehe"
" Glodak.........kok niatnya da jelek gitu???"
" ya iya ta... gatot kaca kan asli indonesia tulen...bener to..?"
" lha terus hubungannya apa sama iris - iris kelingking segala..?
" lelaki jawa itu mayoritas rajin nikah dan kawin,nah klo nanti kakang Gatoyt Kaca kawin lagi trus klo dy kasih uang belanjanya kurang alias ga adil...tinggal..."
" Stop!!!!! wah.. bakat mutilasi juga ya...? "potong Anoman " Tapi ya gpp lah... dari pada g ada wakil dari Nusantara ini "gumam Anoman selanjutnya " Jadi bagaimana ? mau tidak ?" tawar Anoman sekali lagi pada Bawang Putih.
Sejenak bawang putih pun berfikir keras...
" Jangan lama - lama mikirnya.. ntar saya lempar ke wanita lain"
" OK deh.. dari pada d sini di rong-rong bawang merah dan ibunya.. saya ikutr saja"
" Jadi terima ini?" tegas Anoman.
" hehehehehheheheheeh " jawab Bawang putih dengan senyum manisnya
" Ok deh kita berangkat..!!!"Teriak Gatot Kaca penuh semangat.
" jaNGAN OK OK aja... gmna berangkatnya nih...?"
" o iya ya...heheheheh. tenang - tenang Anoman kan bisa terbang.. kita terbang aja..ngirit BBm kan?"
" o.... gitu... ok deh"
" Berangkat.............!!!" teriak bawang putih dan Anoman secara bersamaan.
Maka berangkatlah mereka bersama-sama menuju Isatana sang Gatot Kaca.
(To be continue)
"
Diposting oleh rokka di 20.13 0 komentar
GATOT KACA MENCARI JODOH
part I
Pagi ini sang Gatot kaca nampak sedikit gelisah,duduknya nampak tidak tenang.Sesekali dia berpindah posisi bahkan tak jarang dia beranjak berdiri sdan kemudian mondar mandir tanpa arah.Nampaknya sang Gatot Kaca sedang dirundung masalah yang besar.
"Ada apa gerangan Tuanku gatot kaca,nampaknya anda sangat gelisah sekali?" tanya Anoman yang mulai tidak dapat menahan rasa penasarannya.
Namun Gatot Kaca tak segera menjawab pertanyaan anoman dia hanya memandang sekilas wajah abdinya yang setia itu.Anomanpun tak berani mengulang pertanyaannya dia lebih memilih diam dan menunggu sang Gatot kaca untuk angkat bicara.keadaan sunyi sekitar 20 menit sudah dan sang gatot Kaca belum juga mengeluarkan suaranya.
"Anoman!!" Panggilnya lirih pada abdi setianya."Apa saya ini jauh dari sempurna?"tanyanya kali ini sang Gatot kaca mengabil posiisi d depan cermin kamarnya.
"O.. tentu tidak,Tuanku justru adalah yang sempurna...otot baja balung besi tuanku seluruh dunia mengakui ke unggulan Sang gatot Kaca itu" puji Anoman sebagai jawaban pertanyaan sang Gatot Kaca.
"Tidak usah menjilat berlebihan begitu Anoman.....seingat saya.... saya belum mematenkan julukan itu,wah .. bau ingat saya Anoman ,bagaimana nanti klo keduluan sama Super Man?"ujar Gatot kaca semakin panik saja
" Wallah tidak usah kawatir tuanku, klo memang julukan otot baja balung besi memang sudah di klaim oleh Super Man ,tuanku masih punya satu keunggulan yang tidak munkin di klaim oleh Super Man"
"Apa itu ?" tanya sang Gatot Kaca dengan penasaran yang tinggi
"Kumis melintir baja Tuanku... Super Man tidak munkin dapat me ngeklaimnya to?"
Sebuah senyum mengembang di wajah Sang Gatot Kaca,sebuah kepuasan nampak sedang menghinggapi satu sudut hatinya.
"Pintar kamu Anoman,benar juga saya tidak pelu berebut dengan Super Man hhahahahaahahahaah "
"Tuanku..."
"Ya...? " tawa sang Gatot kaca segera terhenti mendengar sapaan Anoman.
"Kalau tuanku tidak keberatan bolehkah saya mengajukan satu pertanyaan ?"
"Tentu saja Anoman bertanyalah ...!!"
"kalau boleh saya mengetahuinya.. apakah gerangan perkara yang membuat tuankugelisah sejak pagi tadi....?"
Wajah sang Gatot kaca yang semula berseri kembali mendung.di kerutkan dahinya berkali-kali seraya memegang kumis tebalnya.
"Begini saya ini kan gagah,perkasa,pahlawan tanpa tanding...benar kan?"
"Betul sekali itu tuanku ... andalah sang pahlawan tanpa Tanding itu "tegas anoman atas pernyataan Tuannya.
"saat ini saya sepertinya berkeinginan hendak melepas saja gelar Pahlawan tanpa tanding ini"
"lho... knapa tuanku?"sahut Anoman terkejut bukan kepalang"bukankah itu gelar yang banyak di idam-idamkan semua pahlawan seantero jagad ini?"
"ittu karena sampe saat ini saya sedang merindukan lawan tanding,saya sudah bosan ini sendiri terus.."
Anoman kebingungan mendengar ucapan tuannya tersebut "maksudnya apa to.. Tuanku sang Gatot Kaca yang perkasa !!"
"ya... saya kan lelaki yang.... tangguh, perkasa dan gagah berani bukan?semua orang sudah mengakuinya"
"benar sekali tuanku... lantas ?"
" ya saya pengen punya lawan tanding..Anoman,yang lembut,anggun dan lemah gemulai tapi juga yang bisa menghadapi keperkasaan dan ketangguhan saya"
"waduh tuanku ini kok aneh- aneh saja.... ya mana ada mahluk yang lemah gemulai, anggun, dan lembut menjadi lawan tanding Tuanku di medan pertempuran?"
"ya jelas g ada to ... klo di medan pertempuran perang...yang saya maksud medan yang lain..."
"yang lain? maksud Tuanku?"
"Medan yang itu lo...."jawab sang Gatot kaca seraya mengangkat alisnya beberapa kali.tapi ruppanya itu tidak menjelaskan apa-apa pada Anoman.Anomanpn masih bingung dengan pemikirannya yang sibuk menebak-nebak maksud sang Gatot kaca.
"susah ngomong sama orang yang IQnya gulung tikar kayak kamu...'gumamGatot kaca
"lho saya kan bukan orang Tuanku... saya kan Monyet... Tuanku lupa ya...?
" iya ya.....heheheheheheh"
"makanya tuanku... di perjelas saja perkatannya... yang di maksud dengan lawan tanding itu apa? trus medan yang lain selain medan pertempuran itu apa?saya ini tidak biasa menerima intruksi seperti itu yang saya pelajari dari kecil itu itruksi yang sedehana saja Tuanku...seperti...Sarimin pergi ke pasar...atau sarimin naik sepeda...begitu Tuan"
" Lho kok sarimin? namamu kan Anoman?"
" Itu kan nama saya setelah saya masuk kitab Ramayana oleh Maharsi Valmiki ,sedangkan nama saya yang asli ya sarimin itu Tuanku"
" itukan nama Artis kamu ya? berarti KTP kamu sekarang masih sarimin dong....?"
" Iya Tuanku... wah pasti Tuanku tidak memeriksa data sensus ya...?
" hehehe iya Anoman sudahlah... kembali k topik awal saja"
" iya bener Tuanku ....gimmana-gimana tuan?pertanyaan saya tadi?"
" sebentar - sebentar.. pertanyaanmu tadi apa Anoman? saya Lupa.."
" waduh tuanku ini Satria gagah tapi kok pelupa....ck..ck..ck.."
" Kesatria kan juga manusia, ya kan?"
" he iya... Tuanku..jadi gmn?"
" kembali ke topik " tegas sang Gatot Kaca, "sebentar saya ingat-ingat dulu pertanyaan kamu tadi"
Sejenak pun sang Gatot Kaca nampak berfikir keras.
"saya bantu saja tuanku, bagaimana?"
" tiadak usah Anoman, saya kan mahluk cerdas dan ber IQ tinggi saya pasti bisa!!"
sekitar 20 menit anoman menunggu sang Gatot Kaca mengorek-ngorek ingatannya.
" Nah anoman saya sudah ingat!" teriak Sang Gatot Kaca dengan wajah yang bersinar-sinar "jadi,yang di maksud dengan lawan tanding yang lemah gemulai,anggun dan lembut adalah wanita. dan yang aku maksud dengan medan yang lain selain medan perang itu ya... kasur... atau ranjang?"jelas sang Gatot kaca "jadi yang intinya adalah aku ini pengen cari jodoh...Anoman"lanjut sang gatot kaca.
" oalah Tuanku...Tuanku, lha wong mau ngomong pengen kawin aja repot banget.."
Sang Gatot kaca hanya tersenyum tersipu-sipu menghadapi sikap anoman .
" Tuanku tinggal bilang saja.. mau yang bagaimana biar saya yang carikan" tawar anoman dengan semangat yang menggebu-gebu.
" ya.. yang seperti tadi anoman...lembut, lemah gemulai dan anggun,gmn? kamu sanggup?"
" Sendiko dawuh Tuanku, saya sanggup melakukannya,saya akn kerahkan seluruh jiwa raga saya untuk kebahagiaan tuanku Gatot Kaca yang agung"
" alah g usah lebai... kamu ini bantuin saya cari jodoh bukan berangkat ke Medan perang..."
" lho ga apa2 tuanku biar terkesan dramatis gitu lho...heheheeh"
" yo..yo.. teerseah kamu...pokoknya dapet sesuai pesanan saya ok?"
" Ok Tuanku saya Berangkat!!"
Maka berangkatlah Anoman untuk mencari calon yang sesuai dengan keinginan sang Gatot kaca. Dia terbang menyusuri langit ber start d tanah melayu ber rute mengelilingi mengelilingi 5 benua dan 4 benua.Meenjelajah setiap Rt ,Rw ,desa,kelurahan, kecamatan, kabupaten,kota madya,Propinsi,Negara, bahkan dia sempat menemi ibu negara ani yudoyono,maksudnya mau meminang anisa pohan sayangnya anisa pohan itu menantunya ibu ani yudoyono jadi batal deh.
" waduh... gmn ini, seluruh pejuru nusantara ini sudah saya obrak abrik.. tapi belum ada yang cocok dan sesuai dengan kriteria Tuanku" keluhnya."ssebenarnya bukannya belum dapet sih.. tadi,da ketemu Donita..artis "cinta fitri" itu.. e ternyata dia da balikan sama mantannya,da g pnah nonton infotaiment,mau ngaja Tamara bllezenski kasusnya juga sama.e.. ketemu si gadis anggun kinyis-kinyis pas lewat rumah ibu negara ... lha kok ternyata menantunya.pantesan dulu saya g pnah lihat.d rumah ibu negara.
" betapa malang nasib ku........" sebuah nyanyian bergaya sinden terdengar samar-samar begitu merdu dan damai.serta memilukan hati. membuat sang Anoman tertarik untuk mengetahui siapakah sang pelantunnya.Anomanpun tak ingin membuang waktu lama,dia segera bergerak mencari asal muasal suara tersebut.di telusurinya satu..satu gang2 semut gang kelinci hingga jalanan besar.ahirnya Anomanpun menemukannya,suara itu berasal dari seorang gadis manisyang sedang menangis sambil mengiris bawang putih...
"Ai...ai.. wahai gadis manis apakah gerangan yang membuatmu menangis dan meratap sedemikian rupa?"
"arrrrrrrrrrhhhhhhhhhhhhhhh ....."sang gadis pun menjerit sedemikian rupaketika mendapati sosok anoman berbicara bahasa manusia."maaf mbah... saya memang berniat minta nomor, tapi kok mbah sudah dateng duluan.padahal nomor togelnya lum saya beli?"
" waduh saya bukan peramal nomorc togel cah ayu...saya anoman... Anoman? tau kan?"
Diposting oleh rokka di 03.00 0 komentar