karena Sang Wanita adalah penyempurnaan
Maka,banggalah anda yang tercipta sebagai Sang Wanita karena andalah kesempurnaan
Diposting oleh rokka di 21.42 0 komentar

Semua MahklukNya tlah pernah mencinta,sedih dan bahagia adalah hal yang mengiringinya,begitupun Sang Wanita.Sempurna adalah hal yang relatif.tapi,bagi sebagian besar wanit,cantik,pandai,mapan dan sederet ungkapan indah adalah jawabannya.Padahal tak seutuhnya itu benar.Dalam hidup Sang wanita,20% orang yang mengenalnya menganggap dia sempurna,30% menganggap dia biasa saja,20% menganggap dia bodoh dan penuh kurang saja,15% menganggap dia special,10% menganggapnya hanya sebatas penghias dan sisanya tak menganggap keberadaannya.
Sang Wanita memang selalu kelihatan baik-baik saja,lukisan senyum dan selingan canda adalah has dari lukisan penampilannya,seolah tak ada badai yang mengguncang atau sekedar angin yang menggores parasnya,berbagai macam persepsi akan dirinya tumbuh liar tak beraturan di otak para penilainya.dan sepertinya wanita tak mengerti jua.Yang ia mau dalam jalannya hanya menelusuri jalan lurus yang telah dipilihnya untuk menuju bahagia.dengan pegangan teguh pada prinsip hati serta tingkah laku seperti cermin kecantikannya.
Sebuah hal yang sering terlewat oleh setiap insan tentang satu sisi Sang Wanita,satu sisi di mana di sana berisi tentang samudra cintanya serta sampan hatinya,yang ternyata telah beberapa kali terkoyak dan selalu mencoba berjuang lagi.Sejak kelahirannya ternyata wanita diiringi oleh jalan hidup untuk memperjuangkan semua cintanya dari yangbelum ditemuinya hingga yang seharusnya telah ia dapatkan sejak dia terlahir di dunia fana ini,bahkan pengakuan bahwa ia adalah orang yang di cintai adalah salah satu hal yang harus diperjuangkan pula.
Luka ataupun sesuatu yang disebut derita rasanya sudah tak terkenali lagi karena semua telah hampir terasa sama,dianggapnya semua hanya sekedar sambal dari cerita hidupnya.
Tapi, sang Wanita hanya sebatas manusia biasa.dia memiliki keterbatasan indra dan tenaga....di saat ini ia telah merasa lelah mendayung sampannya,setelah mempertimbangkan dengan matang dan seksama Sang wanita telah menyelesaikan pilihannya di jalan persimpangan.karang dan kabut tebal adalah resiko yang dipilihnya untuk mendapatkan pelabuhan ahirnya.dimana dia kan menjejakkan kaki ke daratan tempat akan di bangunnya bangunan kokoh impiannya selama ini,yang akan dihiasi dengan bibit-bibit bunga yang telah tersimpan rapi di dalam setiap kantong hatinya.
Sang Wanita tak gentar menahan arus deras...tak goyah dengan ombak,tak reot karena karang,Tapi rupanya Wanita telah Takut akan kabut.Ia takut akan gambaran pulau didepannya hanya fatamorgana semata,Sang Wanita tak pernah memeperkirakan begitu,dan sekarang Sang Wanita mencoba melawan semua itu dengan berebekal keyakinan hati dan bahwa apa yang telah ditekadkan adalah miliknya dan Sang Wanita tak akan mundur untuk memperjuangkan milikknya lagi.....Karena Ia yakin bahwa Tuhan kali ini tiada menghalanginya.Akan rasa hati tentang sebuah Cinta.
Diposting oleh rokka di 20.30 0 komentar
Label: Wanita